Listrik Bandara Mati, PLN Harus Tanggung Jawab

Megapolitan

Sabtu, 7 Agustus 2010 – 10:32 wib

JAKARTA – Insiden matinya aliran listrik di bandara Soekarno Hatta kemarin, dinilai sangat memalukan. Sebab bandara internasional ini tak ubahnya seperti pintu gerbang negara. PLN diminta bertanggung jawab atas kejadian ini.

Demikian diungkapkan Ketua Forum Transportasi Udara Soeharto Abdul Majid. Menurut dia, kejadian ini tidak bisa ditolelir.

“Artinya PLN harus bertanggungjawab. Kedua, emergency plan yang dilaksanakan Aangkasa Pura II kelihatannya kurang maksimal. Kok ada bagian tertentu, yang pasokan listriknya tidak berfungsi,” jelasnya kepada okezone, Sabtu (7/8/2010).

Terlebih kata dia, pelayanan kepada penumpnag, seharusnya di-back up penuh oleh Angkasa Pura II. “Harus switch on yang otomatis back up apabila listrik mati,” imbuhnya.

Dia juga menyarankan agar pengelola bandara memiliki pembangkit sendiri yang mampu mencover seluruh aktivitas di bandara dan sekitarnya, sehingga bandara tidak lagi tergantung pasokan dari PLN.

“Kualitasnya (pasokan PLN) juga kita pertanyakan, di samping kapasitas secara nasional. Kalau menimpa rumah kita saja kita sebal apalagi ini,” imbuhnya.

Soeharto menambahkan, insiden ini menjadi pelajaran pemerintah, sebab bandara merupakan objek vital. “Apalagi ini bandara standar internasional, kan gak boleh begitu. Ini harus kita kritisi, karena bukan kesalahan sepihak dari pengelola bandara,” pungkasnya.(ded)

dari okezone news




    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: